Rangkuman metode-metode dalam Al-Qur'an

 Nama         : Wa Jasni La Juli

Prodi           : PBA 1 (Pendidikan Bahasa Arab)

Semester    : V (Lima)

Mata Kuliah : Tafsir dan Tafsir Tarbawi


A. Pengertian metode

Kata metode (method) berasal dari bahasa Latin dan juga Yunani, methodus yang berasal dari kata meta yang berarti yang dilalui, dan kata hodos yang berarti suatu jalan atau suatu cara. Metode adalah suatu proses atau cara sistematis yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu dengan efisiensi, yang sesuai dengan urutan langkah-langkah tetap dan teratur.

Dalam bahasa arab, kata metode diungkapkan dalam berbagai kata seperti kata al-thariqoh (jalan), al-manhaj (sistem), dan al-wasilah (mediator atau perantara). Dengan demikian kata arab yang berarti dekat dengan arti metode adalah al-thariqoh karena metode cukup dikenal di dunia pendidikan. Maka dari itu metode berfungsi sebagai alat untuk mencapai suatu tujuan, atau bagaimana cara untuk melakukan/ membuat sesuatu.

Merujuk kedalam bahasa arab, kata thariq dalam alquran, ada beberapa ayat yang langsung mengungkapkannya yaitu sebagai berikut:

1. Surat al-Ahqaf ayat 30

2. Surat al-Mukminun ayat 17

3. Surat an-Nisa ayat 168

4. Surat Thaha ayat 63

5. Surat jin ayat 16

Beberapa ayat-ayat Al-Qur'an di atas yang sudah langsung mengungkapkan kata Thariq yang sudah pasti merujuk pada kata metode, selain itu melalui alur cerita atau pembahasan ayat-ayat Al-Qur'an dapat ditemukan bahwa di dalamnya terdapat metode pendidikan, karena adanya indikasi guru atau Nabi yang memberikan pelajaran kepada kaumnya dengan berbagai cara menunjukkan bahwa adanya keberagaman metode pendidikan didalam ayat-ayat Al-Qur'an.

B. Macam-macam metode 

Berikut ini terdapat beberapa metode yang di tinjau dari wawasan dalam Al-Qur'an beserta ayat-ayat yang berkenaan dengan metode tersebut, sebagai berikut:

1. Metode diskusi

Model diskusi merupakan pengajaran yang berfokus pada cara belajar siswa untuk bisa memecahkan kasus dari sebuah masalah. Metode ini dilakukan oleh dua atau lebih siswa yang saling berinteraksi.

Ayat yang berkaitan dengan metode ini yatu Quran surat al-Nahl ayat 125 yang berbunyi:

ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ

Artinya :”Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”

2. Metode Tanya jawab

Metode tanya jawab adalah suatu cara mengajar dimana seorang guru mengajukan beberapa pertanyaan kepada seorang murid tentang pelajaran yang telah diajarkan atau bahan pelajaran yang telah dibaca. Beberapa ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas mengenai metode ini yaitu sebagai berikut:

a. Surat as-Saffat : 100-108

b. Surat al-Anbiyaa : 57-70

3. Metode Ceramah

Metode ceramah adalah cara menyampaikan sebuah informasi atau materi pelajaran dengan cara penuturan lisan atau langsung dari pendidik (guru) kepada peserta didik (murid). Ayat-ayat Al-Qur'an yang mengabarkan mengenai metode ini yaitu:

a. Surat Thaha ayat 25-28

b. Surat al-Araf ayat 35

c. Surat Yunus ayat 23

4. Metode Demontrasi

Metode demontrasi adalah suatu cara dimana seorang guru mempertunjukkan atau memperagakan proses sesuatu atau pelaksanaan sesuatu yang berkaitan dengan pelajaran yang akan di ajarkan sedangkan murid atau peserta didik memperhatikannya. Salah satu ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan metode ini yaitu terdapat dalam QS. Al-kahfi Ayat 66, yang berbunyi:

قَالَ لَهُۥ مُوسَىٰ هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰٓ أَن تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا

Artinya : “Musa berkata kepada Khidhr: "Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu.? 

5. Metode Eksperimen

Metode eksperimen adalah cara penyajian pelajaran, di mana siswa melakukan percobaan dengan mengalami sendiri sesuatu yang dipelajari. Dalam proses belajar mengajar, dengan metode eksperimen, siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri, mengikuti suatu proses, mengamati suatu obyek, keadaan atau proses sesuatu serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaluasi oleh guru. Salah satu Ayat Al-Qur'an mengenai metode ini yaitu terdapat pada surat ar-Rahman ayat 33, yang berbunyi:

يَٰمَعْشَرَ ٱلْجِنِّ وَٱلْإِنسِ إِنِ ٱسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا۟ مِنْ أَقْطَارِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ فَٱنفُذُوا۟ ۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَٰنٍ

Artinya: "Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan".

6. Metode keteladanan 

Metode keteladanan adalah suatu cara mengajar dimana seorang guru memberi contoh dan menjadi suri tauladan yang baik dengan memperlihatkan kebiasaan dan akhlaknya, sesuai yang telah diperintahkan oleh Allah SWT dan yang telah diterapkan oleh Rasulullah Saw, sebab sebaik-baik tauladan ialah Allah dan rasulnya. Salah satu ayat Al-Qur'an mengenai metode ini yaitu pada QS al-Ahzab ayat 21, yang berbunyi:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا

Artinya: "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah".

7. Metode Amtsal

Metode amstal adalah cara mengajar yang mana guru menyampaikan sesuatu dengan cara menyerupakan sesuatu dengan sesuatu yang lain untuk mengkongkritkan sesuatu makna yang abstrak. Metode ini sering digunakan guru untuk menyampaikan materi pembelajarannya supaya peserta didiknya mengetahui dan memahami materi pembelajaran dengan baik. Berikut ayat-ayat yang berkenaan dengan metode ini yaitu :

a. Surat al-Baqarah : 17-19

b. Surat al-Baqrah : 68

c. Surat al-Furqon : 67

d. Surat an-Nisa : 123

e. Surat al-Isra : 29

f. Surar al-Isra : 63

g. Surat an-Najm : 41

h. Surat Yusuf : 64

i. Surat Yusuf : 41

j. Surat Yusuf : 51

k. Surat al-Isra : 84

8. Metode Targhib dan Tarhib

Yaitu cara mengajar dimana guru memberikan materi pembelajaran dengan menggunakan ganjaran terhadap kebaikan dan hukuman kepada keburukan agar peserta didik melakukan kebaikan dan menjauhi keburukan. Sebagaimana hadits nabi 

Artinya : “Hadis Ahmad ibn shalih Abdullah ibn Wahhab, Umar memberitakan kepadaku dari Bakr ibn Suadah al-Juzami dari Shalih ibn Khaiwan dari Abi Sahlah as-Sa’ib ibn Khallad, kata Ahmad dari kalangan sahabat Nabi Saw. Bahwa ada seorang yang menjadi imam solat bagi sekelompok orang, kemudian dia meludah ke arah kiblat dan Rasulullah Saw, melihat, setelah selesai solat Rasulullah Saw. Bersabda “jangan lagi dia menjadi imam solat bagi kalian.” 

9. Metode Pengulangan (tikror)

Metode pengulangan yaitu cara mengajar dimana guru memberikan materi ajar dengan cara mengulang-ngulang materi tersebut dengan harapan siswa bisa mengingat lebih lama materi yang disampaikan. 

Metode pengulangan ini banyak dalam al-Quran diantaranya yaitu: ayat- ayat yang bersangkutan dengan metode ini yaitu:

a. Surat al-Fatihah : 7 

b. Surat al-Anfal : 4-5

c. Surat al-Imron : 10-11

Komentar